Latest Posts

Apr 9, 2013

Cara menjawab salam dari orang kafir

Cara menjawab salam dari orang kafir

Jika kafir memberi salam Islam adalah agama yang sempurna, yang mengajarkan kepada umatnya tentang kehidupan dari segala aspek, tak terkecuali disaat sesama muslim saling berjumpa atau bertemu, maka dianjurkan untuk menebarkan salam. Baca perintah untuk menyebarkan salam diartikel sebelumnya. Rasulullah SAW bersabda “Kalian tidak akan masuk Syurga sampai kalian berIman dan saling mencintai, maukah aku tunjukan satu Amalan bila dilakukan akan saling mencintai? Yaitu: sebarkan SALAM diantara kalian.” (HR. Imam Muslim) Akan tetapi permasalahannya, bagaimanakah jika si kafir (non muslim) yang memberi atau memulai memberi salam kepada kita? Bolehkah kita menjawab salamnya? Atau justru hal tersebut dialam dalam agama? Allah SWT berfirman dalam Al Quran: وَإِذَا حُيِّيتُمْ بِتَحِيَّةٍ فَحَيُّوا بِأَحْسَنَ مِنْهَا أَوْ رُدُّوهَا " D a n a p a b ila d i b e r i p e n g h o r m ata n d e n g a n s u at u p e n g h o r m ata n , m a k a b a l a s l a h p e n g h o r m ata n i t u d...


Abu Bakar Ash-Shiddiq Hijrah ke Madinah

Abu Bakar Ash-Shiddiq Hijrah ke Madinah

Bismillahirrahmanirrahim Tatkala kaum muslimin mulai hijrah ke Madinah, Abu Bakar pergi menghadap Nabi Muhammad SAW.  "Wahai Rasulullah. izinkanlah aku turut berhijrah."   Rasulullah SAW kemudian berkata, "Tunggulah, semoga Allah memberi seorang teman untukmu."  Dia gembira jika kelak menjadi teman hijrah Nabi SAW.  Dia kemudian pergi membeli dua ekor unta dan menggembalakannya, sambil menunggu tiba waktunya berhijrah.  Hingga pada suatu hari Nabi Muhammad SAW menemuinya dan berkata, "Wahai Abu Bakar, sesungguhnya Allah telah mengizinkanku berhijrah."  Abu Bakar Ash-Shiddiq berkata, "Bolehkah aku menemanimu wahai Rasulullah?" Rasulullah pun menjawab, "Temanilah aku wahai Abu Bakar." Sayyidah Aisyah mengatakan, "Dalam hidupku aku tidak pernah melihat seorang pun yang menangis lantaran gembira, sebagaimana menangisnya Abu Bakar.  Padahal sungguh, itu merupakan perjalanan maut yang bisa mengancam nyawa Abu Bakar.  Meskipun demikian,...


Apr 8, 2013

"Kiat Sukses Dunia Akhirat - Become Al Muttaqin"

 "Kiat Sukses Dunia Akhirat - Become Al Muttaqin"

"Kiat Sukses Dunia Akhirat - Become Al Muttaqin"  Kiat sukses yang paling sering dicari orang seringkali terjebak pada sukses yang sifatnya hanya duniawiah seperti uang melimpah dan tercukupinya semua kebutuhan dan keinginan di dunia. Tetapi sebenarnya ada kiat sukses yang bukan cuma sukses dunia tetapi juga selamat dan sukses di akhirat. Bisakah. Pasti bisa jika kita merujuk pada kitab yang diturunkan oleh Yang Maha Memberi Kesuksesan Dunia Akhirat. Mengenai kitabNya bisa kita baca di  Al Qur'an Buku Ajaib Yang Tidak Diragukan Kebenarannya . Berikut ini penjelasan mengenai sifat orang muttaqin yang dijamin Allah pasti sukses dunia akhirat. (Ayat 3) Aladzina yu’minuuna bi al ghoib, wa yuqiimuna as sholat, wa min ma rozaqna, hum yunfiquuna Orang orang yang iman pada al ghoib, wan mendirikan sholat, dan dari apa yang kami rizkikan, mereka menafkahkannya (Ayat 4) wa Alladzina yu’minuuna bi maa unzila ilaika, wa maa unzila min qoblika, wa bil akhirat hum yuuqinuuna. Dan orang...


Hukum Ziarah Kubur Dalam Islam

Hukum Ziarah Kubur Dalam Islam

Ziarah kubur dalam Islam Merupakan sebuah kebiasaan di masyarakat Indonesia saat bulan Ramadhan ataupun Idul Fithri berbondong-bondong ziarah kubur (nyekar) yang seolah-olah perbuatan tersebut pada waktu itu lebih utama padahal pada hakikatnya ziarah kubur bisa dilakukan kapan saja, karena inti dari ziarah kubur adalah untuk mengingat mati agar setiap manusia mempersiapkan bekal dengan amal shalih, jadi bukan kapan dan dimana kita akan mati tapi apa yang sudah kita persiapkan untuk menghadapi kematian. Sebab jika kematian itu telah datang maka tidak akan ada yang mampu memajukan atau memundurkannya walau sesaat pun. Dalam pandangan Islam, ziarah kubur termasuk ibadah yang pada awalnya diharamkan, yaitu diawal perkembangan Islam. Namun kemudian dianjurkan dalam agama. Pengharaman ziarah kubur sebelumnya disebabkan para shahabat masih baru saja meninggalkan pola kepercayaan jahiliyah, yang salah satu bentuknya seringkali meminta-minta kepada kuburan. Padahal perbuatan itu termasuk perb...


Apr 7, 2013

Agenda Harian Seorang Muslim

Agenda Harian Seorang Muslim

Agenda Harian Seorang Muslim Semoga kita senantiasa terpacu untuk mengukir prestasi amal yang akan memperberat timbangan kebaikan di yaumil akhir, berikut rangkaian yang bisa dilakukan 1. Agenda pada sepertiga malam akhir a. Menunaikan shalat tahajjud dengan memanjangkan waktu pada saat ruku’ dan sujud di dalamnya, b. Menunaikan shalat witir c. Duduk untuk berdoa dan memohon ampun kepada Allah hingga azan subuh Rasulullah saw bersabda: يَنْزِلُ رَبُّنَا تَبَارَكَ وَتَعَالَى كُلَّ لَيْلَةٍ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا حِينَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ الْآخِرُ فَيَقُولُ مَنْ يَدْعُونِي فَأَسْتَجِيبَ لَهُ مَنْ يَسْأَلُنِي فَأُعْطِيَهُ مَنْ يَسْتَغْفِرُنِي فَأَغْفِرَ لَهُ “Sesungguhnya Allah SWT selalu turun pada setiap malam menuju langit dunia saat 1/3 malam terakhir, dan Dia berkata: “Barangsiapa yang berdoa kepada-Ku maka akan Aku kabulkan, dan barangsiapa yang meminta kepada-Ku maka akan Aku berikan, dan barangsiapa yang memoh...


Perisai Rasulullah SAW

Perisai Rasulullah SAW

Bismillahirrahmanirrahim Setelah beberapa bulan lamanya berada di Mekah, Thalhah bin Ubaidillah mendengar desas-desus tentang adanya Muhammad Al-Amin .  Kabarnya wahyu telah datang kepadanya, begitu juga dengan amanah kerasulan bagi seluruh umat manusia. Orang yang pertama kali ditanya oleh Thalhah ialah Abu Bakar.  Ketika mengetahui ketinggian akhlak Abu Bakar Ash-Shiddiq , dia pun bergumam kepada dirinya sendiri. "Muhammad dan Abu Bakar? Demi Allah, tak mungkin kedua orang ini akan bersekongkol dalam kesesatan." Akhirnya dengan bertemankan Abu Bakar, Thalhah pergi menghadap Rasulullah untuk menyatakan keislamannya dan mengambil tempat dalam kafilah yang diberkati itu.  Sekalipun ia orang yang terpandang dan seorang hartawan besar, dia turut pula dianiaya oleh orang-orang Quraisy.  Syukurlah beliau dan Abu Bakar mendapat perlindungan dari Singa Quraisy, Naufal bin Khuwailid, ayah saudara Khadidjah istri Rasulullah SAW.  Karena perlindungannya, penganiayaan kep...


Dakwah itu Mengajak Bukan Mengejek,Membina Bukan Menghina!

Dakwah itu Mengajak Bukan Mengejek,Membina Bukan Menghina!

Oleh: Syaripudin Zuhri Banyak cara menuju syurga, namun di balik itu banyak jalan justru membawa manusia menuju ke neraka. Niatnya baik, tapi cara atau metodenya salah, niatnya  mengajak orang beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT, tapi cara yang digunakannya mencaci maki, menghina dan memburuk-burukan pihak lain yang tak sepaham dengannya. Seakan syurga dia yang punya dan pihak lain yang tak sepaham dengannya masuk neraka semuanya. Jadi kebenaran ada di tangannya sendiri, pihak lain yang sama-sama muslim ketika berbeda pendapat dengannya justru dimaki-maki, dihina dijadikan bahan gunjingan yang mengaksyikan, dengan kata-kata kasarnya saudaranya sesama muslim”dibantainya!” dipermalukan di depan umum. Menyedihkan, dakwahnya bukan mengajak, tapi mengejek! Maka dari itu Yahya Ar Razi pernah mengatakan,” hendaknya orang mukmin mendapat keuntungan dari anda minimal tiga hal: 1.     Apabila anda tidak memberikan manfaat padanya, janganlah anda merugikannya. 3...


Comment: No comments:

Al Qur'an Buku Ajaib Yang Tidak Diragukan Kebenarannya

Al Qur'an Buku Ajaib Yang Tidak Diragukan Kebenarannya

Satu hal yang cukup menarik dari Al Quran tertera dalam ayat 2 Surat Al Baqarah yang berbunyi: "Dzalika al kitab, laa roiba fii hi, hudan li al muttaqiin" (Inilah kitab, tak ada keraguan di dalamnya, petunjuk bagi al muttaqin). Kata "laa roiba fii hi" (tidak ada keraguan padanya) menjadi sangat menarik terutama bagi para ilmuwan yang pernah menulis buku. Diantara lautan buku yang ada di dunia ini hanya ada satu buku yang mencantumkan pernyataan semacam ini, bahwa buku tersebut sempurna tanpa ada kesalahan dan keraguan. dan buku itu adalah  Al Qur'an, Buku Ajaib Yang Tidak Diragukan Kebenarannya. Bagaimana penjelasannya?  Ayat ini memberitahukan pada pembaca bahwa kitab yang sedang dibacanya (Al Quran) adalah kitab yang kebenarannya tidak diragukan, pasti benar, tidak mengandung kesalahan. Lazimnya kita baca sebuah buku ilmiah biasanya pengarang buku merendah dengan mengatakan,”….buku ini masih jauh dari kesempurnaan, sehingga kritik dan saran dari pembaca sang...


Mengenal Konsep Takdir Tentang Jodoh,Rezeki dan Kematian

Mengenal Konsep Takdir Tentang Jodoh,Rezeki dan Kematian

 Oleh :Donny Reza Konsep takdir, selalu menjadi perdebatan dan pertanyaan banyak orang. Belakangan ini, saya cukup banyak menemukan pertanyaan atau pun diskusi-diskusi tentang takdir. Bagi Umat Islam, Takdir merupakan bagian daripada Aqidah, karena merupakan bagian daripada Iman terhadap Qadla dan Qadar, dimana kata Takdir ini merupakan kata yang berasal dari Qadar. Karenanya, pemahaman tentang takdir ini sangat penting bagi seorang muslim. Sebab, pemahaman akan takdir ini akan menentukan arah dan sikap seorang muslim terhadap berbagai hal yang terjadi selama hidupnya. Karenanya, banyak juga ulama-ulama yang membahas konsep takdir ini dalam buku yang mereka buat. Mengenai takdir ini, terdapat 3 golongan yang memahaminya secara berbeda. Golongan pertama, yang berpendapat bahwa manusia itu tidak bebas sama sekali, apa yang kita lakukan, sudah ditentukan oleh ALLAH. Golongan yang kedua, berpendapat bahwa kita sangat bebas, apa pun yang kita lakukan, tidak ada campur tanga...


Comment: No comments: