Latest Posts
Showing posts with label Kisah Pertaubatan. Show all posts
Showing posts with label Kisah Pertaubatan. Show all posts

Jan 20, 2014

Taubatnya Seorang Wanita yang Menerima Azab Allah Subhanahu Wa Ta'ala

Taubatnya Seorang Wanita yang Menerima Azab Allah Subhanahu Wa Ta'ala

Selama hampir sembilan tahun menetap di Mekah sambil menguruskan jemaah haji dan umra h, saya telah melalui berbagai pengalaman menarik dan yang pahit. Bagaimana pun, dalam banyaknya peristiwa yang saya alami, ada satu kejadian yang tidak akan pernah saya bisa lupakan. Kisah ini terjadi kepada seorang wanita yang berusia di pertengahan 30-an pada saat saya mengurus satu rombongan haji. Setibanya wanita tersebut dan rombongan haji di Lapangan Terbang Jeddah kami sambut dengan sebuah bus. Semuanya terlihat riang sebab ini adalah pertama kalinya mereka melaksanakan haji. Setelah itu saya membawa mereka menaiki bis dan dari situ, kami menuju ke Madinah. Alhamdulillah, segalanya berjalan lancar hingga kami sampai di Madinah. Tiba di Madinah, semua orang turun dari bus. Turunlah mereka satu persatu sampai tiba pada giliran wanita tersebut. Tanpa sebab yang jelas tiba-tiba wanita itu jatuh tidak sadarkan diri, yang secara langsung setelah menginjak bumi Madinah. Sebagai orang ya...


Nov 29, 2013

Kasih Allah Lebih Besar daripada Murka-Nya

Kasih Allah Lebih Besar daripada Murka-Nya

Ada seorang algojo yang sudah membunuh 99 orang. Tapi setelah itu, dia sangat menyesal. Ingin taubat, ceritanya. Dia pergi ke seorang alim, lalu menceritakan masa lalunya kepada orang alim itu. Dia menjelaskan kalau dia ingin taubat, dan ingin menjadi orang yang lebih baik. “Aku sangat ingin bertaubat. Tapi apakah Allah masih mau memaafkan aku?” tanyanya kepada orang alim. Dasar orang alim kurang ilmu, ditanya begituan sama algojo, dia malah ngejawab, “Ah, dosa seperti itu tidak akan dimaafkan,” katanya. “Oh, kalau demikian, kamu juga aku bunuh!” kata si algojo. Sret! Orang alim pun dia bunuh. Genaplah jumlah orang yang dibunuhnya menjadi seratus. Si algojo kemudian menemui orang lain yang lebih alim lagi. Dia juga mengakui kalau dia sudah membunuh seratus orang. “Saya bingung, nih,” katanya, “Allah akan memaafkan saya tidak ya kalau saya taubat?” Orang yang lebih alim itu menjawab, “Tentu saja kamu akan diampuni, segeralah bertaubat. Saya cuma punya satu nasihat untukmu.: hindari perk...