Aku melihat semua yang tidak pas dalam diriku. Aku melihatnya meminta banyak hal kepada Allah Azza wa Jalla, tapi lupa akan dosa-dosaku. Aku pun langsung menghardiknya,” Hai jiwa yang jahat, apakah makhluk sepertimu masih layak berbicara? Jika ia memang pantas berbicara, ia seyogyanya cuma membuka mulutnya untuk meminta maaf saja." "Kalau begitu, dari mana saya mesti meminta semua hal yang saya perlukan?” tanyanya padaku. Aku langsung memotong pembicaraannya, ”Aku tidak mencegahmu meminta apa-apa yang kamu butuhkan. Aku hanya mengatakan: Sungguh-sungguhlah dalam bertaubat, lalu mintalah. Jangan meminta banyak permintaan tapi Anda melupakan dosa-dosa anda yang memaksa Anda menundukkan kepala. Jika Anda telah berkonsentrasi memperbaiki kesalahan-kesalahan Anda di masa lalu, secara otomatis Anda akan didatangi apa-apa yang anda inginkan, seperti telah di sebutkan dalam sebuah hadis, “Orang yang lupa meminta kepada-Ku karena sibuk mengingat-Ku pasti akan Aku beri hal terbaik...