Latest Posts
Showing posts with label Kisah Kepahlawanan. Show all posts
Showing posts with label Kisah Kepahlawanan. Show all posts

Jan 20, 2014

Kisah Panglima Perang Islam Thariq bin Ziyad Menaklukkan Spanyol

Kisah Panglima Perang Islam Thariq bin Ziyad Menaklukkan Spanyol

THARIQ BIN ZIYAD merupakan bekas budak yang memiliki peran penting dalam perang penaklukan yang dilakukan oleh pasukan Muslimin. Dia adalah bekas budak Musa bin Nushair. Karena Musa bin Nushair sudah begitu percaya kepada Thariq, maka dia mendapatkan kepercayaan sebagai pemimpin pasukan.  Kedua orang ini berhasil memperluas pengaruh Dinasti Umayyah dan menyebarkan Islam hingga ke Tanger (Maroko) sehingga penduduknya banyak yang memeluk Islam. Mereka terus menaklukkan negeri Maroko dan baru berhenti ketika mereka terbentur benteng Sabtah (Ceuta). Saat itu, Spanyol berada pada masa akhir kerajaan Visigoth yang sedang mengalami kemerosotan. Hal ini disebabkan kewajiban pajak yang sangat memberatkan rakyat dan hanya dikumpulkan untuk memperkaya orang-orang kaya, juga karena para agamawan menjadi semakin memiliki pengaruh dalam kekuasaan negara, serta wabah penyakit yang menewaskan banyak orang. Saat itu, Spanyol dipimpin oleh seorang raja bernama Witiza (orang Arab menyeb...


Jan 10, 2014

Kisah Talut dan Daud Melawan Jalut (Saul dan David Melawan Goliath dalam Bible)

Kisah Talut dan Daud Melawan Jalut (Saul dan David Melawan Goliath dalam Bible)

Kisah Talut dan Jalut bermula ketika Bani Israil mengalami masa suram nan gelap. Pasca Nabi Musa wafat, kondisi agama mereka makin lama makin terkikis. Padahal saat Yusya bin Nun (Yosua), pengikut setia Musa, memimpin mereka, tanah Palestina dapat dengan mudah direbut. Namun Yusya pun menemui ajal mengakhiri tugasnya menjalankan amanah Musa. Sejak itulah Bani Israil dilanda kegalauan dan keterpurukan. Sekian lama tak ada nabi diutus, mereka terlunta-lunta bagai domba tanpa pengembala. Di tengah kekosongan kepemimpinan, masyarakat Israil mulai melupakan agama. Mereka melakukan banyak dosa bahkan membunuh para nabi yang semestinya diharapkan memimpin mereka. Kondisi mereka berubah menjadi masyarakat kafir, zalim dan durhaka. Allah pun murka sehingga mencabut kekuasaan mereka. Bani Israil diusir, tabut pun dirampas oleh musuh mereka. Sebuah kaum yang kuat dan kejam bernama Amaliqah atau sebagian menyebut Balthata, terus saja menyerang Bani Israil. Kaum tersebu menahan para p...


Sep 2, 2013

Kisah Seorang Raja yang Dzalim dan Seorang Pemuda

Kisah ini dikenal dengan kisah ashabul ukhdud yaitu orang-orang yang membakar orang beriman dalam parit. Orang-orang yang beriman ini tetap teguh pada keimanan mereka pada Allah, hingga raja di masa itu marah dan membakar mereka hidup-hidup. Kisah ini mengajarkan wajibnya bersabar dalam berpegang teguh pada kebenaran meskipun harus disakiti. Kisah ini disebutkan dalam firman Allah, وَالسَّمَاءِ ذَاتِ الْبُرُوجِ (1) وَالْيَوْمِ الْمَوْعُودِ (2) وَشَاهِدٍ وَمَشْهُودٍ (3) قُتِلَ أَصْحَابُ الْأُخْدُودِ (4) النَّارِ ذَاتِ الْوَقُودِ (5) إِذْ هُمْ عَلَيْهَا قُعُودٌ (6) وَهُمْ عَلَى مَا يَفْعَلُونَ بِالْمُؤْمِنِينَ شُهُودٌ (7) وَمَا نَقَمُوا مِنْهُمْ إِلَّا أَنْ يُؤْمِنُوا بِاللَّهِ الْعَزِيزِ الْحَمِيدِ (8) الَّذِي لَهُ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَاللَّهُ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ شَهِيدٌ (9) “ Demi langit yang mempunyai gugusan bintang, dan hari yang dijanjikan, dan yang menyaksikan dan yang disaksikan. Binasa dan terlaknatlah orang-orang yang membuat parit yang berapi (dinya...


Jul 21, 2013

Akhir Hayat Salahuddin Al-Ayyubi

Akhir Hayat Salahuddin Al-Ayyubi

Setelah berhasil menaklukkan Yerussalem dan melakukan perjanjian damai dengan pasukan salib, Salahuddin kembali ke Damaskus. Riwayat menyebutkan bahwa pada suatu hari dimana hujan turun, dia melakukan perjalanan. Sekembalinya dari perjalanan tersebut, udara pada saat itu dingin dan lembab, sehingga dia jatuh sakit. Setiap hari keadaannya semakin memburuk. Al-Imad menyebutkan “Aku bersama Salahuddin ketika dia sedang sakit. Demi Allah, semakin parah sakitnya, kepercayaannya kepada rahmat Allah semakin bertambah. Semakin lemah tubuhnya, maka semakin kuat keimanannya kepada Allah.” Dalam keadaan itu, Salahuddin tidak dapat pergi ke masjid lagi, tapi dia bersikeras untuk menunaikan shalat berjamaah. Jadi mereka membawakannya seorang imam sehingga dia dapat menunaikan shalat secara berjamaah. Di hari ke-sembilan, Salahuddin tidak sadarkan diri. Syekh Jafaar menyebutkan “Aku sedang membaca Al-Qur’an di sisi tempat tidurnya, dan ketika mencapai ayat “Dia-lah Allah, dan tidak ada tuhan s...