Latest Posts
Showing posts with label Kisah Aqidah dan Akhlaq. Show all posts
Showing posts with label Kisah Aqidah dan Akhlaq. Show all posts

Jan 22, 2014

Hikmah Mencuci Tangan Ibu

Hikmah Mencuci Tangan Ibu

Seorang sarjana muda yang cerdas membuat aplikasi untuk posisi manajerial disebuah perusahaan besar. Dia lulus pada interview tahap pertama, dan tahap selanjutnya adalah interview dengan jajaran direksi. Sang direktur menemukan prestasi-prestasi cemerlang dalam CV anak muda tersebut. Sejak sekolah dasar hingga perguruan tinggi, anak muda tersebut selalu mendapat peringka t pertama. Melihat prestasi-prestasi tersebut, sang direktur pun bertanya: “Apakah Anda menerima beasiswa semasa sekolah dan kuliah?” Anak muda itu menjawab : “Tidak pak….!” Direktur bertanya lagi : “Apakah ayah Anda yang membayar biaya sekolah Anda?” Anak muda itu menjawab : “Ayah saya telah meninggal dunia ketika saya baru berumur satu tahun. Seluruh biaya sekolah saya dibayarkan oleh Ibu saya..” Lalu Direktur bertanya lagi : “Di mana ibumu bekerja?” Dan anak muda itu menjawab : “Ibu saya bekerja sebagai seorang pencuci pakaian…” Direktur itu meminta anak muda tersebut untuk menunjukkan tangannya...


Belajar dari Seorang Pembantu Rumah Tangga

Belajar dari Seorang Pembantu Rumah Tangga

Bismillahir-Rahmaanir-Rahim ... Tiba-tiba saja, nama saya diapanggil oleh kru penerbangan Garuda untuk duduk di pesawat kelas bisnis, padahal tiket saya kelas ekonomi. Saya tentu sangat senang sekalipun saya tidak mengerti mengapa ada pemindahan itu. Di pesawat dari Hongkong menuju Jakarta itu, saya duduk bersebelahan dengan gadis 27 tahun asal Bojonegoro Jawa Timur. Ia sangat cekatan membuka lipatan meja dan menggunakan video yang tersedia. Bahkan saya melirik kelincahannya mengiris roti dan memasukkan mentega serta memakan semua hidangan yang disuguhkan. Saya melihatnya dengan keheranan, karena dari segi penampilan fisik, ia paling beda di antara semua penumpang kelas bisnis. Kelincahan menikmati semua fasilitas di kelas itu, menunjukkan ia sangat sering terbang di kelas bisnis. Jauh lebih sering daripada saya sendiri. “Saya pembantu rumah tangga dan sering diajak bos ke Cina, Australia, dan Amerika dan beberapa kali dibelikan tiket kelas bisnis” katanya...


Kisah Sang Pencuri Kue

Kisah Sang Pencuri Kue

Seorang wanita sedang menunggu di bandara suatu malam. Masih ada beberapa jam sebelum jadwal terbangnya tiba. Untuk menghabiskan waktu, ia membeli buku dan sekantong kue di toko bandara lalu menemukan tempat untuk duduk. Sambil duduk wanita tersebut membaca buku yang baru saja dibelinya. Dalam keasyikannya tersebut ia melihat lelaki disebelahnya dengan begitu berani mengambil satu atau d ua dari kue yang berada diantara mereka. Wanita tersebut mencoba mengabaikan agar tidak terjadi keributan. Ia membaca, mengunyah kue dan melihat jam. Sementara si Pencuri Kue yang pemberani menghabiskan persediaannya. Ia semakin kesal sementara menit-menit berlalu. Wanita itupun sempat berpikir "Kalau aku bukan orang baik, sudah kutonjok dia!" Setiap ia mengambil satu kue, si lelaki juga mengambil satu. Ketika hanya satu kue tersisa, ia bertanya-tanya apa yang akan dilakukan lelaki itu. Dengan senyum gugup di wajahnya, si lelaki mengambil kue terakhir dan membaginya dua. Si lelak...


Mengapa Anda Tidak Menangis Saat Membaca Al-Qur'an?

Mengapa Anda Tidak Menangis Saat Membaca Al-Qur'an?

Tahukan anda, mengapa anda tidak menangis saat membaca al-Qur`an? Sampai kabar kepada Imam Ahmad bin Hanbali bahwa salah seorang muridnya selalu bangun malam dan mengkhatamkan al-Qur`an secara sempurna hingga terbit fajar. Kemudian dilanjutkan dengan sholat subuh. Imam Ahmad (A) pun ingin mengajarkannya cara mentadabburi al-Qur`an. Datanglah ia kepada muridnya itu, kemudian berkata: "Aku dengar kamu melakukan ini dan itu..? Muridnya (M) menjawab: "Ya" A: "Kalau begitu, coba nanti malam kamu lakukan seperti yang kemarin-kemarin kamu lakukan, tapi saat membaca al-Qur`an, bayangkan kamu membacanya di hadapanku. Atau seakan-akan aku mengawasi bacaanmu. Keesokan harinya, datanglah si murid, dan Imam Ahmad bertanya hasilnya. Si murid menjawab: "Aku hanya bisa membaca 10 juz saja" A: "Coba nanti malam baca al-Qur`an seakan-akan kamu membacanya di hadapan Rasulullah SAW" Keesokan harinya si murid datang lagi dan berkata: "Ya imam...