Menjaga ucapan dilakukan dengan tidak mengeluarkan perkataan sia-sia, yaitu tidak berbicara tentang perkara yang tidak bermanfaat. jika kamu mengetahui apa yang tersembunyi dalam hati, maka lihatlah apa yang dikatakan. Lisan menunjukan apa yang terdapat di dalam hati, baik pemiliknya suka atau tidak. Nabi SAW bersabda: "Tidaklah lurus keimanan seorang hamba hingga lurus hatinya, dan tidak akan lurus hatinya hingga lurus lisannya." (HR. Ahmad, Ibnu Dunya) Nabi SAW pernah ditanya tentang perkara yang paling banyak memasukan manusia ke Neraka, lalu beliau menjawab: "Mulut dan Kemaluan." Mu'adz r.a. bertanya kepada Nabi SAW: "Apakah kita mendapat hukuman disebabkan apa yang kita ucapkan?" Nabi SAW bersabda: "Semoga ibumu kehilanganmu (kamu mati syahid), wahai Mu'adz. Bukankah yang menelungkupkan manusia di atas wajah-wajah atau hidung mereka (di Neraka) adalah karena perbuatan lisan-lisan mereka?" (HR. Tirmidzi no. 2616) Berapa ...